ISBN Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 2

bindo4_2-25

Sinopsis Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Islam Al Azhar (Kurikulum Merdeka) – Semester 2

Mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas empat semester dua di Sekolah Dasar Islam Al Azhar dengan Kurikulum Merdeka bertujuan untuk lebih mengembangkan kemampuan berbahasa lisan dan tulisan peserta didik melalui kegiatan membaca dan memahami teks prosedur dan laporan sederhana, menulis teks dengan struktur yang lebih baik, menyimak dengan pemahaman yang lebih mendalam dan kritis, serta mengembangkan kemampuan berbicara dan berpresentasi dengan lebih efektif dan santun, dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan Profil Pelajar Pancasila.

Fase B (Kelas 4 SD) – Fokus Semester 2:

  • Unit 5: Membuat dan Mengikuti Petunjuk (Teks Prosedur):
    • Membaca dan Memahami Teks Prosedur Sederhana: Mengidentifikasi tujuan, alat dan bahan, serta langkah-langkah dalam teks prosedur.
    • Menulis Teks Prosedur Sederhana: Menulis teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu (misalnya, membuat kerajinan sederhana, melakukan gerakan senam). Menyusun langkah-langkah secara sistematis.
    • Menyimak Penjelasan tentang Cara Melakukan Sesuatu: Mendengarkan dan memahami penjelasan lisan tentang langkah-langkah suatu kegiatan.
    • Mempraktikkan dan Memberikan Petunjuk: Mempraktikkan suatu prosedur dan memberikan petunjuk kepada orang lain dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
  • Unit 6: Laporan Hasil Pengamatan:
    • Membaca Teks Laporan Hasil Pengamatan Sederhana: Mengidentifikasi tujuan, objek pengamatan, cara pengamatan, hasil pengamatan, dan kesimpulan dalam teks laporan.
    • Menulis Teks Laporan Hasil Pengamatan Sederhana: Menulis laporan hasil pengamatan tentang suatu objek atau peristiwa (misalnya, pertumbuhan tanaman, perubahan cuaca). Menyajikan hasil pengamatan secara objektif.
    • Menyimak Laporan Hasil Pengamatan: Mendengarkan laporan hasil pengamatan yang dibacakan atau dipresentasikan.
    • Mempresentasikan Laporan Hasil Pengamatan: Menyampaikan laporan hasil pengamatan secara lisan dengan bahasa yang jelas dan sistematis.
  • Unit 7: Berinteraksi dengan Lingkungan:
    • Membaca Teks Informasi dan Argumentasi Sederhana tentang Lingkungan: Membaca teks yang memberikan informasi dan argumen tentang isu-isu lingkungan (misalnya, pentingnya menjaga kebersihan, dampak sampah).
    • Menulis Pendapat tentang Suatu Isu Lingkungan: Menulis paragraf yang berisi pendapat pribadi tentang suatu isu lingkungan dengan alasan yang sederhana. Menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai amanah.
    • Menyimak Informasi dan Argumen tentang Lingkungan: Mendengarkan informasi dan argumen tentang isu lingkungan dari berbagai sumber.
    • Berdiskusi tentang Isu Lingkungan: Berpartisipasi dalam diskusi kelompok untuk menyampaikan pendapat dan mencari solusi terhadap isu lingkungan dengan bahasa yang santun.
  • Unit 8: Mendongeng dan Bercerita:
    • Membaca Teks Dongeng dan Cerita Rakyat: Membaca berbagai jenis dongeng dan cerita rakyat dengan berbagai pesan moral.
    • Menulis Kembali Dongeng atau Cerita Rakyat dengan Bahasa Sendiri: Menceritakan kembali isi dongeng atau cerita rakyat dengan gaya bahasa sendiri.
    • Menyimak Dongeng dan Cerita Rakyat: Mendengarkan dongeng atau cerita rakyat yang dibacakan atau diceritakan. Mengidentifikasi pesan moral dalam cerita.
    • Bercerita atau Mendongeng di Depan Kelas: Menyampaikan dongeng atau cerita rakyat secara lisan dengan ekspresi dan intonasi yang menarik.

Pendekatan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka):

  • Pembelajaran Berbasis Inkuiri: Mendorong peserta didik untuk bertanya, melakukan pengamatan, mengumpulkan informasi, dan menyusun laporan.
  • Pembelajaran Berbasis Proyek: Melibatkan peserta didik dalam proyek seperti membuat panduan melakukan sesuatu, melakukan pengamatan dan menyusun laporan, membuat kampanye tentang isu lingkungan, atau mementaskan dongeng.
  • Pembelajaran Berdiferensiasi: Menyediakan teks bacaan dan tugas yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan minat peserta didik.
  • Penggunaan Media Interaktif: Memanfaatkan gambar, video, audio, dan aplikasi yang relevan untuk mendukung pemahaman materi.
  • Kegiatan Literasi: Membiasakan kegiatan membaca berbagai jenis teks, menulis dengan berbagai tujuan, menyimak dengan fokus, dan berbicara dengan jelas dan santun.
  • Penguatan Profil Pelajar Pancasila:
    • Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai amanah Allah SWT dan menyampaikan informasi dengan jujur.
    • Bernalar Kritis: Menganalisis langkah-langkah prosedur, hasil pengamatan, dan argumen.
    • Mandiri: Bertanggung jawab dalam melakukan pengamatan, menyusun laporan, dan menyampaikan pendapat.
    • Kreatif: Mengembangkan ide dalam menulis teks prosedur, laporan, dan cerita.
    • Bergotong Royong: Bekerja sama dalam melakukan pengamatan dan diskusi kelompok.
    • Berkebinekaan Global: Menghargai kearifan lokal dalam cerita rakyat dan isu lingkungan.
  • Asesmen Formatif dan Sumatif yang Autentik: Melakukan penilaian yang berkelanjutan melalui observasi, partisipasi dalam diskusi, hasil karya menulis (teks prosedur, laporan, pendapat), kemampuan menyimak, presentasi, dan refleksi diri.

Ciri Khas Islam Al Azhar:

SD Islam Al Azhar akan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap unit pembelajaran Bahasa Indonesia. Contohnya, dalam membahas teks prosedur, dapat digunakan contoh kegiatan ibadah atau adab yang sistematis. Dalam laporan pengamatan, dapat difokuskan pada pengamatan fenomena alam sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Dalam membahas isu lingkungan, akan ditekankan konsep menjaga alam sebagai khalifah di bumi. Dalam mendongeng, dapat dipilih cerita-cerita yang mengandung nilai-nilai Islami.

Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia semester dua berbasis Kurikulum Merdeka ini, diharapkan peserta didik kelas empat SD Islam Al Azhar semakin mahir dalam memahami dan menghasilkan berbagai jenis teks, menyimak dengan pemahaman yang lebih mendalam, serta mampu berbicara dan berpresentasi dengan lebih efektif dan santun, sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang lebih tinggi dan sebagai cerminan akhlakul karimah seorang muslim.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

More Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *